Konsultan Individu di Kementerian PUPR

Namanya unik, ya? Hehe.

Bismillah, Assalaamualaikum all.

Kali ini aku akan ngebahas tentang profesi Konsultan Individu (KI) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang aku jalani dalam kurun waktu 5 bulan ini. Mulai dari awal tau informasi ini, proses rekrutmen, jobdesk hingga permasalahan gaji dan tunjangan. Cekidot.

Pertama dan Utama, Tau Informasi

Desember 2020 aku mendapatkan broadcast tentang lowongan pekerjaan konsultan individu ini dari grup alumni MAN. (See, ternyata menjaga relasi dan berbagi informasi itu penting gaes). Temanku yang merupakan alumni dari ITS memforward bahwa Direktorat Keberlanjutan Konstruksi sedang membuka rekrutmen tenaga konsultan individu dengan persyaratan yang tidak terlalu sulit, menurutku, karena hanya menuntut kemampuan dalam microsoft office, mampu mengoperasikan zoom dsb. Hal yang menurutku semua orang bisa melakukannya. tapi tidak semua orang bisa mendaftar karena lowongan tersebut mensyaratkan minimal lulusan S-1 jurusan teknik sipil.

Aku yang saat itu sedang berada di Lampung, jobless, dan tidak kreatif ini akhirnya memaksakan diri untuk mendaftar. Menggunakan template CV yang sama dengan yang aku kirimkan ke Fugro, bismillah, akhirnya aku mencoba untuk mendaftar posisi tersebut.

Pesan Masuk dari WhatsApp

Kurang lebih dua minggu, akhirnya aku dihubungi oleh Sekretaris Direktur Keberlanjutan Konstruksi, yang menyatakan bahwa aplikasiku akan dilanjutkan ke proses interview. Excited bukan kepalang sekaligus deg-degan karena aku belum terlalu kenal dengan direktorat dan Kementerian ini. meskipun backgroundku sipil, dan ada banyak temanku yang bekerja disana, namun tetap saja Kementerian ini masih asing bagiku.

Belajar Untuk Interview

Beruntung bukan main, sebelum proses interview dilaksanakan, aku sudah mengikuti beberapa kelas dari Kak Siska, founder BroSis Happy yang sudah membantu ratusan teman-teman freshgraduate di Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan pertama mereka. Aku mengikuti kelas kak siska melalui whatsapp, sekaligus aktif menonton penjelasan beliau terkait tips dan trik interview dari facebook dan youtube beliau.

Sebagai permulaan, aku mulai mengetik di word, kalimat apa yang akan aku katakan apabila interviewer meminta aku untuk memperkenalkan diri, menjelaskan kelebihan dan kekurangan, yang semuanya aku adopsi dari ajaran Kak Siska.

Pst. Tentunya, interview kali ini tidak akan aku jelaskan bahwa aku tidak akan bekerja lama di Kementerian ini, lantaran ingin menjadi dosen πŸ™‚

Interview dan Ramai Sekali

Aku masih ingat jelas, hari itu hari Jumat. Aku meminta izin kepada kakak untuk menepi dan mohon izin untuk tidak mengasuh anaknya sebentar, karena aku mau interview.

Interview dihadiri oleh Kepala TU, staff kepegawaian, JaFung dari Direktorat KK, juga dihadiri Kepala Subdirektorat keamanan dan keselamatan konstruksi, Bapak Brawijaya. total ada lima orang di zoom tersebut, termasuk aku.

pertanyaan yang aku dapatkan adalah:

1. Perkenalkan diri anda —- aku menjawab sesuai dengan text yang aku hapalkan, btw ibu kepala TUnya sampai ndak tau mau nanya apa, karena pada saat memperkenalkan diri aku sudah menjelaskan semuanya sedetail dan sesingkat mungkin, thankss Kak Siskaa ❀

2. Jelaskan apa yang anda ketahui tentang direktorat ini —- untung aku ngapal beberapa tupoksi dari direktorat ini lol, it helps a lot

3. Sebutkan kekurangan anda —- awalnya aku menjelaskan tentang kekurangan dalam hal pekerjaan, namun ternyata Bapaknya meminta aku untuk menjelaskan kekuranganku dalam bersosialisasi

4. Apa yang kamu ketahui tentang SMKK? —- Jreng…. aku tidak tahu, dan tidak pernah mendengar, apa itu SMKK??? ahaha. FYI gaes, SMKK adalah Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, program unggulan dari direktorat ini yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan konstruksi pada saat pelaksanaan proyek di Indonesia raya :). Untuk lebih jelasnya bisa diubek-ubek Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2021 yhaa πŸ˜€ siapa tahu nanti kalian yang mau tes menjadi Konsultan Individu di Direktorat Keberlanjutan Konstruksi akan mendapatkan pertanyaan serupa.

5. Mengapa mau bekerja disini? —-

6. Gaji yang dinginkan? —- Aku masih menjawab sesuai dengan saran kakak tingkatku, empat hingga tujuh juta.

Setelah mendengar beberapa arahan dari bapak kepala sub direktorat keamanan dan keselamatan konstruksi, interview-pun berakhir, tanpa offering dari kementerian ini πŸ™‚

Dinyatakan Lolos

Masih di hari yang sama, sore harinya aku dikabarkan oleh Sekretaris Direktur Keberlanjutan Konstruksi bahwa aku dinyatakan diterima untuk bergabung di Kementerian PUPR (langsung dong aku beritahu ke temanku yang mem-forward loker ini, terimakaci teman MANku). Selanjutnya aku diberi tahu beberapa hal di bawah ini:

1. Kerja 8 to 4.30, hari senin sampai jumat

2. Pakaian senin, selasa, kamis menggunakan baju warna biru (untuk KI) dengan rok biru dongker, rabu memakai batik PU, dan jumat batik bebas.

3. Lokasi kantor berada di Jl. Pattimura No. 20, Gedung Menteri, Lantai 12 — Pak Basukinya di Lantai 2, masih belum layak selantai dengan Menteri

4. Sebelum masuk kantor, harus swab antigen dulu, bisa di RS. Mitra Bintaro, atau RS lain dengan sistem reimburse.

5. Hari senin, sudah mulai kerja, senin sudah harus ada di Jakarta.

Dan… hebohlah seisi rumah kakakku karena poin kelima ini πŸ™‚ Hidupku memang penuh dengan kejutan yha πŸ™‚ Lainkali saja aku ceritakan proses kedatanganku ke Jakarta, ibukota Indonesia, disini aku bahas kerjaanku dulu yaak.

Kerjaan Oh Kerjaan

Ternyata benar, kerjaannya tidak terlalu rumit, dan kurang teknis sebetulnya. Aku ditempatkan bersama para Analis Kebijakan, tugas utamaku adalah mengerjakan administrasi, mulai dari pembuatan surat menyurat, membuat notulensi dari rapat maupun kegiatan disposisi.

Selain itu, di bulan februari hingga April kemarin, aku diberikan kesempatan untuk bergabung dalam tim penyusunan Β Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penilai Ahli, Kegagalan Bangunan, dan Penilaian Kegagalan Bangunan, dan Permen PUPR Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan. Sangat exciting karena harus melakukan riset terkait peraturan yang sudah ada di luar negeri sana, membuat rapat yang mengundang para ahli (sekaligus belajar dari mereka), dan memutar otak menyusun kalimat legal.

Aku juga diminta untuk menjadi pengawas di Bimbingan Teknis SMKK, yang perdana saat aku mengawas, ternyata salah satu pesertanya adalah teman S-1 ku saat di Unsri dulu ahaha. Selain menjadi pengawas, aku juga termasuk dalam tim penyusunan modul bimtek SMKK tersebut, tepatnya mengenai RKK Pelaksanaan.

Ohiya, ada satu hal yang menarik di Direktorat ini, yang menurutku sumber ilmu di Direktorat ini, yaitu Komite Keselamatan Konstruksi, untuk para KI yang dipercaya mengurus Komite ini, akan diberi tugas dalam pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi atau PE. PE dilakukan pada saat proyek berjalan, jadi tugasnya seperti sidak K4 ke proyek-proyek di seluruh Indonesia, selain sidak, tim ini juga datang ke lokasi proyek jika terjadi kecelakaan konstruksi, untuk kemudian dianalisis penyebab kecelakaannya apa. Keren pake banget!.

Ngomongin Gaji

Akhirnya, sampailah kita ke pembahasan yang paling sensitif di pos ini. Oke, gaji yang ditawarkan dari Kementerian PUPR untuk posisi KI di Direktorat Keberlanjutan Konstruksi bervariasi tergantung background pendidikan. Ada tiga karyawan baru yang sama-sama diterima, dan mereka semua fresh graduate. Untuk fresh graduate S-1 diberikan gaji sebesar UMR Jakarta, dan untuk aku yang lulusan S-2 diberikan tambahan satu juta. (Sudah tahu lah ya berapa kekira gajiku, uhuk, belum dua digit)

Gaji sudah termasuk uang makan dan transport, dipotong pajak, makan siang tidak ditanggung kantor.

Tapi-tapi, ada yang seru nih, ternyata ada sumber pendapatan lain yakni:

1. Dinas! Seringkali perjalanan dinas seperti rapat dilakukan di luar Kota Jakarta, seperti Bintaro, Serpong, atau bahkan luar provinsi. Uang dinas untuk perjalanan ke luar kota seperti Bintaro dan Serpong perharinya sekitar 1 jutaan, dan setelah rapat, boleh banget nginep di hotel, jadi serasa staycation sejenak hihi. Untuk uang dinas ke luar provinsi, aku belum tahu, karena memang belum pernah ikut hihi. Doakan semoga bisa ikutan PE ke proyek-proyek ya:)

2. Tercatat dalam SK: kalau misalkan kita dilibatkan di SK seperti penyusunan Peraturan Menteri dsb, kalau peraturannya sudah rampung, maka akan mendapatkan uang bonus juga.

3. Menjadi pengawas Bimtek SMKK. selesai mengawas dari hari senin-jumat, kita juga akan diberikan upah atas kerjaan kita.

4. Uang pulsa bulanan

5. THR (hanya saat hari raya hihi)

Oke, jadi sudah kebayang kan berapa kira-kira gaji menjadi Konsultan Individu di Kementerian PUPR? Ohiya perlu ditekankan kalau besaran gaji berbeda-beda sesuai direktorat yaa, jadi jangan dipukul rata

.

..

Sekian sudah sharingku kali ini, semoga bermanfaat, untuk yang mau baca sesi bonus bisa lanjut baca:

Refleksi

Btw btw, percaya ndak percaya, aku mendapatkan pekerjaan ini setelah aku berdoa sama Allah kalau aku berniat untuk naik hajiin orang tuaku makanya aku minta cepet dapat kerjaan, dan ternyata beberapa hari setelahnya, aku dipanggil interview disini. Sungguh sebuah doa yang berat, karena gajiku masih terlalu minim, rasanya perlu mengumpulkan uang bertahun-tahun untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Kedua, dulu aku pernah ditanya dengan mba ipar, mau kerja dimana, dan saat itu karena aku kepikiran dengan satu nama, aku sebut saja Jakarta, ngasal, karena aku sebetulnya tidak punya target mau kerja dimana, yang penting dapat duit banyak πŸ™‚

Ketiga, dulu sempat kepikiran kalo kayanya kerja di sektor renewable energy dan sustainability kayanya seru, dan kontan, Allah kasih kesempatan untuk bergabung di direktorat yang ngurus yang beginian.

Ambil hikmahnya ya πŸ™‚

12.29

Jakarta Selatan, 1 Juli 2021 (OMG sudah bulan Juli!)

Ditulis di kamar kos, ditemani alunan musik EDM.

8 thoughts on “Konsultan Individu di Kementerian PUPR

  1. Mbak, apakah bisa minta emailnya untuk di kontak? saya akan ada interview untuk konsultan individu dan sangat butuh wawasan agar semoga bisa lolos, karena masih fresh graduate. Terima kasih.

    Like

  2. Congrats on the job πŸ™‚ Sobatku ada yang kerja di PUPR juga dan kayaknya seru ya, jalan-jalan ke lokasi-lokasi anti-mainstream terus kerjanya hehe. Salam kenal btw!

    Like

    1. terima kaci mba dhania
      Salam kenal yah mba sebelumnya hihi
      hihi aku pribadi belum kebagian jalan-jalannya mba lantaran pandemi hihi
      btw, bukan cuma PUPR mba yang banyak dinasnya, umumnya kementerian memang seperti itu πŸ˜€
      Salam sehat untuk mba dhania, keluarga, dan temannya nggih πŸ™‚

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s